Hai masa lalu, lama tak berjumpa denganku, apa kau tak ingat aku? Tak apa jika memang begitu. Biar aku perkenalkan diriku. Ini aku, serpihan kecil dari masa lalumu, wanita yang sudah dengan berani memasuki hidupmu dan mencoba merubahmu, wanita yang sudah dengan lancang mencintai dan merindukan tanpa batas. Aku adalah wanita yang kau tinggalkan tanpa penjelasan atas kesalahan apa yang telah aku lakukan. Akulah wanita yang kau hukum tanpa henti, membiarkanku bertahun-tahun bertanya dalam hati, menyalahkan diri, kesalahan apa yang membuatmu pergi?
Jika kau berhasil menghapus ingatanmu tentangku, selamat! Tapi aku tidak melakukan hal yang sama denganmu. Aku masih mengingat sekecil apapun darimu. Apa kau mau tahu segala hal tentangmu yang masih melekat di memoriku? Akan aku ingatkan. Aku ingat bagaimana suaramu ketika kau sedang mengantuk, ataupun saat kau terbangun dari tidurmu. Aku ingat bagaimana raut wajahmu yang sedang menahan kantuk, ataupun raut wajahmu yang baru tersadar dari tidurmu. Suaramu, wajahmu, caramu tertawa, emosimu, amarahmu, sabarmu, tangismu, aku tahu.
Hai masa lalu, aku bahkan masih ingat sebanyak apa keringatmu saat kau makan dengan sambal yang ku pikir takkan baik untuk kesehatanmu. Aku bahkan ingat bagaimana caramu makan dan minum. Hal yang takkan pernah bisa ku lupakan adalah saat kau berkata "aku punya kabar baik, aku diterima kerja, besok aku udah mulai kerja" dengan tersenyum, atau saat kau kesulitan di awal-awal kamu bekerja dan kamu menangis karna kamu belum terbiasa dengan semua pekerjaan yang semakin menumpuk tapi pekerjaan satu saja belum kau selesaikan, dan saat kamu datang kepadaku dengan begitu cerianya kamu berkata "sekarang aku kerjanya udah cepet dong, udah bisa, udah gak lama lagi" (it's my happiness, you know?).
Semua tentangmu, takkan mungkin bisa aku jabarkan. Begitupun rasa yang kau tinggalkan. Inilah aku, yang hatinya kau hukum bertahun-bertahun. Inilah rasaku.
Semua tentangmu, takkan mungkin bisa aku jabarkan. Begitupun rasa yang kau tinggalkan. Inilah aku, yang hatinya kau hukum bertahun-bertahun. Inilah rasaku.