/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-4/nat322.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/nature/nat-4/nat322.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */
Setiap kata berasal dari air mata yang sama..

Minggu, 29 Maret 2015

Pesan untuk Masa Lalu

Selalu ada pertanyaan dari orang-orang yang mengetahui kisah kita, kapan aku akan meninggalkanmu, kapan aku akan memutuskan untuk pergi darimu, dan kapan aku akan melepasmu. Semua pertanyaan itu telah aku jawab, bahwa akan ada saatnya aku akan pergi. Saat aku untuk pergi adalah saat dimana kamu telah menemukan pendamping hidupmu yang baru, seorang wanita yang jauh lebih sempurna dan lebih baik dariku, seseorang yang kau pilih untuk menggantikan posisiku sebagai kekasihmu. Itulah saat dimana tugasku selesai.

Hari ini adalah hari dimana aku mengetahui segalanya, semua kenyataan yang ada; kau telah menemukannya, kekasih hatimu, penggantiku. Sebuah dilema besar untukku, mengetahui begitu cepatnya kamu melupakan semua tentang kita, begitu cepatnya kau gantikan posisiku dengan dia. Untuk semua luka yang kau goreskan, ini yang kesekian. Bosan kau jadikan alasan untuk memutuskan hubungan kita, ingin sendiri kau jadikan pernyataan untuk keyakinan. Ingin sendiri? Apakah pernyataan itu sesuai dengan kenyataan yang ku dapati saat ini, sayang? Apa kau yakin, bosan dan ingin sendiri adalah kejujuranmu? Apakah bukan karna ada wanita lain yang kau cintai? Lalu dia, dengan rentang waktu yang belum cukup lama dari perpisahan kita, semua ucapanmu dusta?

Seharusnya aku tidak perlu heran. Mimpi yang mendatangiku beberapa minggu yang lalu, adalah pertanda bahwa kau memang benar-benar telah melupakanku. Mimpi itu terasa sangat menyakitkan, dan kini menjadi kenyataan. Aku melihatmu sedang bercerita denganku, kau tertawa, begitu bahagia. Tapi kemudian kau melihat ke arah seseorang, dan kau menghampirinya. Sedangkan aku hanya melihatmu pergi dengan wanita itu tanpa melihat ke arahku.

Kasihku, kenapa harus terulang lagi masa lalu? Kau selalu pergi dengan wanita yang ku tahu, ia lebih sempurna dariku. Aku harus kembali mengalah, dan tak mampu berbuat apa-apa. Kau selalu pergi meninggalkanku sendirian di persimpangan. Ketakutanku selama ini menjadi kenyataan. Apapun yang aku lakukan, takkan pernah bisa membuat hatimu merasa tercukupi, aku tak mampu mencukupkan hatimu. Aku berusaha memahami keadaanmu, tapi aku tak mampu melepasmu untuk yang kesekian kalinya.

Empat tahun, lebih dari seribu hari aku menemanimu tanpa pernah sedikitpun beranjak pergi meninggalkanmu. Dari kamu memiliki sebuah kendaraan, kemudian memiliki pendapatan dari hasil mengajar pramuka, ketika kamu tinggal di sebuah kontrakan, kemudian memiliki pekerjaan yang layak. Aku merasakan semua yang kau rasakan selama ini. Aku merasakan kegelisahan yang kau rasakan dan sesuatu yang kau pikirkan. Aku mengenalmu dengan sangat baik.

Cintaku, adanya tiba waktuku untuk pergi dari hidupmu, pastilah sebuah tanda bahwa tugasku menemanimu dan selalu ada untukmu telah selesai. Maafkan aku yang tidak bisa menjadi seperti yang kau harapkan. Maaf aku tak bisa selamanya berada di sisimu untuk selalu menjagamu. Maafkan aku yang tak pernah bisa membuat hatimu tercukupkan dengan kehadiranku. Entah kenapa, hati ini begitu gelisah, tidak tenang, takut, cemas, dan khawatir ketika mengetahui kau telah memiliki kekasih baru. Dia yang kau pilih pastilah seseorang yang terbaik menurutmu, tapi aku tak memiliki kuasa apapun untuk menahan segala kekhawatiran dan ketakutanku akan hal itu. Sesuatu yang buruk yang akan kau lakukan, atau yang akan menimpamu, aku tak memiliki kekuatan untuk membayangkan semua itu.

Sayang, aku tahu satu hal, dia yang kau pilih pastilah yang kau harapkan untuk menjadi pendamping hidupmu selamanya. Jagalah kesetiaanmu untuknya, jangan kau ulangi kesalahan yang dulu kau lakukan ketika denganku. Aku menyayangimu, kebencian yang membelenggu hatiku tidak akan pernah bisa membuatku lupa, bahwa aku begitu menyayangimu lebih dari aku menyayangi diriku sendiri. Jadilah laki-laki yang hebat, kuatkanlah hatimu untuk segala apapun yang akan terjadi. Selamat tinggal, sayang. Selamat tinggal, kekasihku. Selamat tinggal, masa laluku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cute Blue Flying Butterfly>